Kesejahteraan Psikologis pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Mulyorejo Surabaya

cara mengatasi diabetes usia muda Pasien berusia 40 tahun ke atas juga disarankan untuk melakukan skrining diabetes melitus. Terlebih lagi, selama 14 tahun studi lanjutan dalam Nutrition Research and Practice yang dilakukan pada 7.002 orang dewasa Korea menunjukkan manfaat serupa. Pada umumnya, DM dibedakan menjadi 2 tipe, yaitu DM tipe-1 dan DM tipe-2. Gejala diabetes akibat kadar glukosa darah yang tinggi dapat meliputi rasa haus yang meningkat (polidipsia), peningkatan buang air kecil (poliuria), penglihatan kabur, mudah mengantuk, mual, menurunnya daya tahan tubuh, dan meningkatnya rasa lapar (polifagia). Dosis : 3 x 1 sloki dilarutkan dalam 1 gelas air sehari. Ketika kadar glukosa dalam urine meningkat bahkan lebih tinggi, ginjal akan mengeluarkan air tambahan untuk mengencerkan glukosa yang berlebihan tersebut. Untuk mengimbanginya, maka pasien dengan diabetes melitus akan sering merasa lapar berlebihan (polifagia). Dalam tes HbA1C, pasien tidak perlu menjalani puasa terlebih dahulu. Untuk memastikan diabetes melitus perlu dilakukan anamnesis (tanya jawab) secara detail pada pasien terkait keluhan yang dialami, riwayat penyakit diri dan keluarga, riwayat penyakit dahulu yang pernah dialami hingga riwayat kebiasaan sehari-hari. This ᠎da​ta was gen᠎er at ed  with G SA Con​tent G enerator D᠎em᠎over​sion !


Untuk memastikan kontrol glukosa yang optimal, penting untuk menguji nilai glukosa darah 3-4 kali per hari yang dapat dilakukan dengan glukometer. Pankreas melepaskan insulin ini ke dalam aliran darah dan membantu glukosa (zat gula) dari makanan masuk ke dalam sel-sel seluruh tubuh. Kabar baiknya, makanan yang bisa menurunkan gula darah ternyata mudah diolah jadi berbagai jenis menu enak dan mengenyangkan. Perlu diketahui, insulin merupakan hormon yang memungkinkan gula (glukosa) dari aliran darah masuk ke sel untuk menghasilkan energi. Meski jus buah sering dianggap minuman sehat, pengaruhnya terhadap gula darah mirip dengan soda dan minuman manis lainnya. Alpukat adalah buah yang kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal yang mirip dengan kacang pohon seperti almond dan kenari serta memiliki manfaat serupa untuk meningkatkan sensitivitas insulin dan penyerapan glukosa untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Bagaimana cara menurunkan kadar gula yang tinggi? Kegiatan sehari-hari seperti melakukan pekerjaan rumah dan berkebun juga dapat dianggap sebagai aktivitas fisik yang baik. Pengobatan untuk diabetes melitus tipe 1 meliputi suntikan insulin atau menggunakan pompa insulin, mengonsumsi makanan sehat, melakukan aktivitas fisik secara teratur, dan mengendalikan tekanan darah dan kadar kolesterol.


Pengobatan diabetes dengan metformin terkadang mengakibatkan efek samping ringan seperti mual, muntah dan diare. Untuk saat ini, satu-satunya cara pengobatan diabetes mellitus tipe 1 adalah dengan menggunakan suntik insulin. Pada diabetes melitus tipe 1, tubuh tidak memproduksi insulin sehingga membutuhkan tambahan insulin dari luar setiap hari (suntik insulin). Diabetes bisa mengarah pada penyakit berbahaya lainnya seperti stroke, hipertensi, hingga gagal ginjal. Sel darah putih dalam tubuh ini bisa menyebabkan resiko diabetes tipe 1 yang cukup tinggi. Jika seseorang dengan diabetes pergi tanpa pengobatan, kerusakan pada pembuluh darah ini bisa menjadi lebih parah dan kehilangan penglihatan permanen pada akhirnya dapat terjadi. Dilansir dari Webmd, penyakit diabetes tipe 1 bisa juga dapat menyebabkan berbagai hal, seperti dehidrasi, penurunan berat badan, ketoasidosis diabetikum atau DKA, serta kerusakan pada tubuh. Dilansir dari Web MD, jika gula darah naik dibiarkan tanpa penanganan, kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia bisa berakibat merusak saraf, pembuluh darah, dan organ vital. Kadar glukosa yang tinggi ini dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal, jantung, mata, dan sistem saraf, sehingga mengakibatkan berbagai macam komplikasi.


Tekanan darah tinggi - 140/90 mmHg atau lebih tinggi. Sejumlah tes pemeriksaan, termasuk pemeriksaan fisik diperlukan guna mengetahui ada atau tidaknya gangguan fisik yang dialami meski hal itu jarang terjadi. Perawatan tambahan bagi penderita diabetes tipe 2 termasuk minum obat anti diabetes, mengonsumsi menu makanan sehat, melakukan aktivitas fisik secara teratur, mengonsumsi aspirin setiap hari (bagi kebanyakan orang), dan mengendalikan tekanan darah dan kadar kolesterol. Untuk mengatasi diabetes melitus perlu dilakukan terapi non farmakologi berupa pengaturan diet dan juga peningkatan aktivitas fisik. Diet sehat yang bisa dilakukan adalah pembatasan makanan tinggi karbohidrat terutama karbohidrat sederhana seperti gula, coklat, roti, serta membatasi makanan tinggi kolesterol seperti santan, gorengan, jeroan, maupun telur puyuh. Diet juga bisa jadi jawaban lain untuk terhindar dan sembuh dari diabetes insipidus. Dengan memiliki berat badan ideal sejak sebelum kehamilan, risiko terkena diabetes saat hamil bisa lebih rendah. Kacang-kacangan sangat kaya serat makanan dan memiliki kadar gula darah yang rendah. Selain itu, produk ini juga rendah kolesterol, sehingga dapat membantu Anda dalam menjaga tubuh sehat setiap hari. Penanganan yang tepat sejak tanda-tanda awal muncul, akan mencegah penyakit ini semakin memburuk dan menimbulkan komplikasi. Jika tidak terkontrol dengan baik, diabetes dapat menimbulkan komplikasi yang berisiko mengancam nyawa penderitanya. Kondisi itu pun berisiko menyebabkan bayi cacat lahir, lahir mati, ataupun lahir prematur.


Posting Komentar untuk "Kesejahteraan Psikologis pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Mulyorejo Surabaya"